Masalah Bahasa dalam Website atau Artikel Jurnal Ilmiah

Masalah bahasa dalam website jurnal ilmiah atau dalam artikel ilmiah adalah suatu hal yang penting. Masih banyak jurnal yang tidak memperhatikan hal ini. Bahasa yang bagaimanakah seharusnya dipakai oleh jurnal ilmiah, baik untuk jurnal nasional maupun jurnal internasional? Penggunaan bahasa harus konsisten, apakah menggunakan bahasa Indonesia dan/atau bahasa Inggris.

Jurnal Nasional boleh menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris di dalam websitenya. Tetapi harus konsisten, jika bahasa Indonesia maka gunakan bahasa ini di semua halaman website (kecuali artikel), jika bahasa Inggris maka gunakan bahasa ini di semua halaman website dan artikel. Jika jurnal nasional tersebut menggunakan full bahasa Inggris, maka setiap halaman website harus menggunakan bahasa Inggris pula, sedangkan untuk artikel-artikelnya juga harus menggunakan bahasa Inggris. Namun demikian, jika jurnal nasional tersebut menggunakan bahasa Indonesia, maka setiap halaman website harus menggunakan bahasa Indonesia, sedangkan artikel-artikelnya boleh menggunakan bahasa Indonesia, atau boleh juga ada artikel yang menggunakan full bahasa Inggris.

Jurnal Internasional harus menggunakan bahasa Inggris di dalam halaman-halaman websitenya dan juga di semua artikel-artikelnya. Semua halaman website termasuk pengumuman dan surat-menyurat harus menggunakan bahasa Inggris. Semua artikel fulltext harus menggunakan bahasa Inggris.

Bolehkah jurnal menggunakan bahasa bilingual? Inilah yang tidak diperbolehkan, sebuah jurnal tidak boleh menggunakan dua bahasa dalam satu item halaman website. Beberapa hal berikut tidak diperbolehkan dalam tatakelola jurnal ilmiah, antara lain:

  • Jurnal menuliskan halaman fokus dan ruang lingkup jurnal yang ditulis dalam bahasa Indonesia, tetapi juga dituliskan terjemahnya dalam bahasa Inggris. Ini tidak diperkenankan.
  • Ada lagi campuran misalnya ada halaman yang berbahasa Inggris juga ada halaman website lain yang berbahasa Indonesia. Ini juga tidak diperkenankan.
  • Artikel fulltext dalam bahasa Indonesia, tetapi judul artikel ditulis dalam bahasa Inggris. Ini juga tidak diperkenankan. Harus konsisten antara bahasa fulltext artikel dan bahasa judul artikel. Juga tidak diperkenankan judul ditulis dalam dua bahasa, kecuali terjemahnya yang dituliskan sebagai bagian dari abstrak, bukan di metadata judul.

Khusus untuk “Abstrak“, diperbolehkan dituliskan dalam dua bahasa, bahasa Inggris dan/atau bahasa Indonesia.